Label

UNIK (17) Resep (16) Product (12) News (6) Artikel (1)

Kamis, 13 Januari 2011

Hotel Anti Bencana, Tiru Bahtera Nabi Nuh

Ancaman pemanasan global, saat ketinggian permukaan laut diperkirakan naik secara ekstrim dan menenggelamkan sebagian planet Bumi, menjadi inspirasi perusahaan arsitektur Rusia, Remistudio.

Dalam program arsitektur penanggulangan bencana International Union of Architects, Remistudio merancang sebuah hotel yang bisa berperan sebagai bahtera penyelamat, kalau-kalau bencana dahsyat terjadi. Namanya, Ark Hotel. Bisa didirikan di laut atau darat.

Ini mungkin terdengar seperti perpaduan kisah bahtera Nabi Nuh dan cerita film fiksi ilmiah tahun 1970-an. Namun, hotel berbentuk kerang ini memang didesain tahan banjir akibat kenaikan ekstrim permukaan air laut. Juga terhadap gelombang. Ark Hotel dapat mengapung dan timbul secara otomatis di permukaan air.

Tak hanya itu, hotel ini juga tahan gempa, dan bisa didirikan di daerah yang berbahaya secara seismik. Arsiteknya mengklaim, desain yang terdiri dari konstruksi busur dan kabel dengan bantalan bisa mendistribusikan berat secara merata saat terjadi lindu.

Selain itu, struktur bawah tanahnya berbentuk tempurung, tanpa tepian atau sudut. Hotel raksasa yang mengambang ini diklaim juga sebagai 'biosfer', surga yang nyaman bagi para penghuninya, bahkan saat bencana sekalipun.

Desain hotel futuristik ini menggunakan panel matahari dan instalasi pengumpul air hujan, menjamin ketersediaan energi, juga air bagi para penghuninya.

Lingkungan yang mirip rumah kaca juga memungkinkan tanaman tumbuh subur, membantu meningkatkan kualitas udara dan juga menyediakan makanan.

Selain itu, strukturnya yang tembus pandang membuatnya hemat energi di siang hari. Cukup memanfaatkan energi matahari. Untuk memastikan kualitas cahaya, bingkai kaca dilengkapi pembersih otomatis.
Menurut Alexander Remizov dari Remistudio, ada dua pertimbangan utama dalam desain ini.

"Pertama, meningkatkan pengamanan dan pencegahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan perubahan iklim. Yang kedua adalah melindungi lingkungan alam dari aktivitas manusia," kata dia, seperti dimuat Daily Mail, 10 Januari 2011.

Bahtera ini juga dimaksudkan untuk menjawab tantangan lingkungan global saat ini. Juga untuk mendukung sistem pertahanan hidup.

"Semua tanaman dipilih yang sesuai, efisiensi pencahayaan, dan produksi oksigen. Juga bertujuan untuk menciptakan ruang yang menarik dan nyaman," kata dia.

Remizov menambahkan, atap hotel yang transparan menjamin ada cukup cahaya bagi tanaman dan untuk menerangi interior.
Perancangnya mengklaim, Ark Hotel bisa didirikan hanya dalam waktu beberapa bulan di seluruh bagian dunia. "Bagian-bagiannya bisa disatukan dalam waktu tiga sampai empat bulan," kata Remizov.

Hingga kini hotel ini masih berbentuk rancangan, para arsiteknya sedang mencari investor untuk membuatnya nyata. Selain jadi hotel yang nyaman untuk rehat, Ark Hotel bisa menjelma menjadi lokasi pengungsian di masa depan.

Sumber :
vivanews.com

Jumat, 24 Desember 2010

Hasil Survei Membuktikan, Semakin Kaya Semakin Kikir (Pelit)

Tak menjamin semakin banyak harta seseorang membuatnya semakin tergugah untuk berderma dan berbagi. Orang miskin ternyata lebih berempati dan dermawan dibanding orang kaya. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah studi dan dipublikasikan dalam Psychological Science. Dalam serangkaian percobaan, penelitian menemukan bahwa masyarakat kelas bawah lebih baik saat membaca emosi di wajah seseorang. Ini menjadi satu ukuran dari akurasi empati.
Berbagi pada sesama, mesti ditanamkan sejak dini
Berbagi pada sesama, mesti ditanamkan sejak dini
Tidak hanya itu saja, penelitian sebelumnya juga menyebutkan bahwa orang dengan status sosial ekonomi rendah lebih suka membantu dan dermawan. Jadi bukan hanya akurasi empati, tapi empati itu sendiri dapat ditingkatkan oleh keadaan. Mahasiswa postdoctoral dari Universitas California, San Francisco Michael Kraus mengatakan lingkungan kelas bawah jauh berbeda dengan lingkungan kelas atas. Mereka harus merespon sejumlah kerentanan dan ancaman sosial yang datang sehingga lebih peka terhadap emosi.
Rekan penulis, seorang profesor psikologi di University of California, Berkeley Dacher Keltner menyetujui pendapat tersebut. Hal ini karena orang dalam kelas sosial ekonomi rendah mendefinisikan hidup mereka oleh ancaman baik lingkungan, institusi dan orang lain. Salah satu strategi adaptif untuk menanggapi ancaman ini adalah dengan waspada dan hati-hati terhadap orang lain.
Dalam studi ini, Kraus dan rekannya melakukan tiga percobaan yang berbeda. Yang pertama dengan melibatkan karyawan sebuah universitas. Diantaranya ada yang bergelar sarjana dan ada yang tidak. Pendidikan berkaitan dengan status pekerjaan seseorang dan digunakan sebagai ukuran untuk kelas sosial.
Ketika diminta untuk melihat foto-foto penggambaran wajah dan diminta mengidentifikasi emosi yang digambarkan, mereka yang pendidikannya hanya tingkat sekolah menengah lebih baik hasilnya dibanding mereka yang berpendidikan tinggi. Percobaan kedua melibatkan mahasiswa. Mereka diminta untuk menilai status kelas sosial mereka dengan menempatkan diri pada peringkat yang mewakili kelas mereka. Dan sekali lagi, orang yang menilai dirinya dari kelas bawah mengungguli kelas atas dalam mengidentifikasi emosi.
Selanjutnya, percobaan ketiga siswa diminta untuk membandingkan status kelas mereka dengan orang lain yang lebih tinggi atau lebih rendah. Mereka yang membandingkan dirinya dengan orang kelas bawah dan menganggap dirinya memiliki status lebih tinggi kurang akurat saat membaca ekspresi emosional.
Disamping itu, hubungan kekuasan, tingkat ekonomi, dan gender diduga terkait sebagai faktor mengapa orang yang berada di tangga kelas lebih rendah mampu membaca sinyal emosional. Untuk gender, diperkirakan wanita lebih bisa membaca emosi orang lain karena adanya hormon oksitosin yang mempromosikan perasaan empati. “Kita hidup dalam periode historis dimana masalah ketimpangan kesehatan dan psikologis berkorelasi dengan ketidaksetaraan dan kita menemukan ketidaksetaraan itu,” ungkap keltner. (Sumber)
“Orang kaya dermawan tidak aneh, yang luar biasa adalah miskin dermawan, yang keterlaluan adalah kaya tapi kikir”

Kamis, 23 Desember 2010

Gila !!!, Sumanto Baru Dari Medan, Makan Bangkai dan Kotoran Manusia Tiap 2 Hari

Wak
 Balon "Sumanto Asal Medan" kelainan suka makan bangkai dan 
kotoran manusia, ingin makan bangkai manusia namun takut di pidana
Pak Musik Alias Wak Balon "Sumanto Asal Medan" kelainan suka makan bangkai dan kotoran manusia, ingin makan bangkai manusia namun takut di pidana
Berbeda dengan Sumanto yang suka memakan tubuh manusia yang telah meninggal, Lagu Singgarimbun alias  Pak Musik alias wak Balon (52) ‘hanya’ hobi memakan bangkai hewan dan kotoran manusia. Warga Langkat, Sumut, tepatnya dari Dusun Sepirak, Desa Besadi, Kecamatan Kuala itu mengaku sudah 28 tahun menjalani hidup aneh itu. Dia mengaku, setidaknya dalam dua hari sekali, dia menyantap bangkai.
Rupanya warga di sekitaran itu telah lama mengetahui kelakuan aneh Pak Musik. Dikutip ruanghati.com dari  Pos Metro Medan (grupnya JPNN) bertandang ke rumahnya. Semula, dia sedang asyik duduk menyandar di dinding warung dekt rumahnya, sambil menyulut rokok. Dia tidak mengenakan baju dan hanya memakai kain sarung warna hijau. Setelah memperkenalkan diri dan memberitahu maksud kedatangan Pos Metro Medan, ayah lima orang anak inipun sempat terdiam sejenak namun belakangan mengajak tamunya ke ke rumahnya.
“Ya udah. Kita ke rumah aja biar enak ceritanya,” katanya sambil beranjak dari duduk. “Beginilah rumah kita. Di dalam dan di luar, sama aja,” ujar Pak Musik berbasa-basi sambil mengembangkan tikar plastik di teras. Setelah mempersilahkan duduk, sesekali dia menatap tajam ke arah wartawan ini. “Kalau masalah itu, barusan saja saya makan bangkai dipingir sungai, ini tangan saya masih berbekas (maksudnya bekas bangkai-red),” ungkapnya sambil membuka telapak tangan kanannya.
Meski rutin mengkonsumsi bangkai ternak atau binatang, tapi Pak Musik mengaku tidak pernah ada masalah dengan kesehatannya. Bahkan menurutnya, bangkai yang disantapnya merupakan obat bagi tubuhnya. “Selama saya memakan bangkai itu, tak pernah sekalipun perut saya sakit. Artinya kesehatan saya tidak pernah terganggu, begitu juga ketika memakan kotoran manusia, saya tetap sehat-sehat aja, malah bertambah sehat rasanya,” ujarnya enteng.
Dia mengaku bangkai hewan apa saja yang pernah disantapnya, mulai dari bangkai ayam, ikan busuk dan bangkai-bangkai hewan lainya. “Kalau saya sebutkan satu satu, mungkin terlalu banyak,” ujarnya. Tapi yang pasti, lanjutnya, yang sering disantap bangkai ayam yang sudah banyak belatungnya. “Rasanya enak kok kalau dimakan pakai nasi,” jelas Pak Musik seraya mengaku terkadang memakan ayam bangkai tadi dengan bulu-bulunya.”
Tempat tinggal Pak Musik alias Wak Balon, wah menjijikan sekali 
kelakuan ini orang
Tempat tinggal Pak Musik alias Wak Balon, wah menjijikan sekali kelakuan ini orang
Dia sendiri mengakui kebiasannya itu tergolong aneh. Karenanya, saat memakan bangkai dan kotoran manusia, tapi tak sekalipun dilakukannya di hadapan orang, termasuk anggota keluarganya. Katanya, kasihan sama anak dan istri saya, yang bisa tidak bisa makan lantaran melihat adegan itu. Saat makan bangkai atau kotoran manusia, dilakukan di pinggir sungai atau kebun agar tidak dilihat oleh mereka. Dikatakan, bangkai-bangkai biasanya disantap dengan nasi putih.
Dia tampak keberatan saat ditanya latar belakang yang membuatnya berperilaku aneh itu. Sambil membetulkan letak kainnya, ia mengatakan, “Nggak usah cerita masa lalu saya. Karena yang ingin diketahui, kan cuma saya makan bangkai. Kan itu saja?” dia sempat bekerja layaknya orang-orang normal lainnya. Namun akhirnya, dia mau membuka cerita masa lalunya.
Pria yang telah separuh beruban ini, pernah menjadi pekerja seorang penguasa sukses yang punya puluhan angkutan umum. Cerita dia, pada suatu hari, ada sebuah barang berharga milik si pengusaha diklaim hilang. Tanpa punya dasar dan bukti yang kuat, Pak Musik dicurigai sebagai pelakunya. Kecurigaan pengusaha itu, karena mendengar bisikan rekannya yang kaya. Padahal belakangan diketahui, rekannya itulah yang sebenarnya mencuri barang berharga tersebut. Meski dia sudah bersumpah berulang kali, tuduhan tetap idak berubah.
Dia bahkan sudah memberitahukan kepada si pengusaha bahwa pencurinya adalah  empat orang yang sebelumnya dianggap Pak Musik sebagai sahabat baiknya. Tapi pengusaha itu tidak yakin atas pengakuan Pak Musik. Alasannya, orang yang dituduhkan tadi banyak duit. “Sejak saat itu, saya berhenti bekerja,’ ceritanya.
Namun, selang beberapa bulan kemudian, Pak Musik dipanggil lagi oleh si pengusaha yang megaku telah mengetahui siapa sebenarnya orang yang mencuri asetnya. Karena sudah telanjur sakit hati, Pak Musik tidak mau lagi bekerja. Terlebih, “saya ingat betul dengan kata-kata sohib si pengusaha yang mengatakan, saya orang miskin tidak ada gunanya hidup kalau tidak punya ilmu.’
Terngiang kalimat sahabatnya itulah, Pak Musik berjanji dalam hati, suatu hari nanti, dia akan berguna bagi orang lain. Sewaktu mengucapkan ikrar itu, di situlah Pak Musik mengambil sepotong daging ayam goreng yang telah busuk lalu memakannya. Sejak saat itu, memakan daging busuk atau bangkai, tak lagi menjadi masalah baginya. “Kalau makan bangkai, setidaknya dua hari sekalilah,” imbuhnya tersenyum.
Pria yang hanya sekolah hingga kelas 3 SD itu pun cerita, kampung orang tuanya di Kuta Buluh Semole, Tanah Karo, sedangkan Pak Musik sendiri kelahiran Padang Bulan, Medan. dia anak kelima dari delapan bersaudara. Sejak tidak bersekolah lagi, Pak Musik hidup dan dibesarkan dari satu kampung ke kampung lainnya. Bahkan mulai hidup berpindah-pindah dari kota yang satu ke kota lain. (JPNN-Pos Metro Medan)

Wih!! 70 Bayi Anaconda Berhasil Dibedah Dari Perut Induknya (Picture)

Ditemukan 70 bayi anaconda dari perut induknyaSeekor induk Anaconda (Sejenis Ular Raksasa) ditemukan oleh warga, diketahui belakangan Anaconda tersebut ternyata tengah mengandung, hingga akhirnya perut sang induk dibelah dan ditemukan lebih dari 70 ekor bayi Anaconda dari dalam perut induknya tersebut. Namun akhirnya sang induk ular raksasa Anaconda mati dengan perut terbelah.
Ditemukan 70 bayi anaconda dari perut induknya
Ditemukan 70 bayi anaconda dari perut induknya
Ditemukan 70 bayi anaconda dari perut induknya

Melon Dengan Tulisan Mirip La Ilaha Illallah Bikin Geger Warga!

Walau ada beberapa pihak yang menyangsikan apakah tulisan di melon tersebut asli atau tidak pemiliknya menunjukan bahwa tulisan aksara arab tersebut asli.
Seorang pedagang buah di Jl Gentengkali 4, Surabaya, tercengang ketika mendapati sebutir melon dagangannya, lain dari yang lain. Pada melon yang ukurannya rata-rata itu terdapat motif aksara Arab dengan lafal mirip Laailaa haillallah. Ia menyadari ‘kelainan’ melon yang dikulaknya dari Banyuwangi itu, Kamis (14/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Pemilik toko buah Saerah itu mengatakan, kiriman tersebut tiba pukul 07.00 WIB.
Melon berlafal kalimat La Illahailallah bikin geger warga
Melon berlafal kalimat La Illahailallah bikin geger warga
“Sekitar jam 09.00, saya pilih lalu saya ikat dengan tali rafia dan akan saya gantung. Saat itulah saya baru tahu,” ungkapnya. Warga Tambaksari itu mengaku heran. Tapi, ketika diamati lebih lama, dia baru yakin bila ada lafal tulisan arab di kulit melon itu. Buah itu pun batal digantung, melainkan dipamerkan di meja, sehingga bisa dilihat pengunjung toko buahnya.
”Banyak yang kaget melihat tulisan itu, lalu mengelus-elus tulisannya untuk membuktikan itu asli atau tempelan,” ungkap Suprijadi. Ada juga pengunjung yang menawar buah berdaging segar itu. Tapi, ia belum mau melepas. Ada orang yang menawar Rp 50.000 per kilogram, sehingga dengan beratnya yang 2,6 kilogram, melon itu berharga Rp 130.000.
Ketika ditanya, bagaimana bila melon itu ditawar Rp 1 juta atau lebih, Suprijadi mengaku, belum tahu apakah akan melepas atau tidak. ”Lihat nanti sajalah. Tapi, rencananya melon akan saya simpan untuk pamor atau pelaris,” ujarnya. Dengan tidak dijual, Suprijadi berencana bertanya ke petugas di Dinas Pertanian Surabaya, bagaimana cara mengawetkan buah melon itu. Dia mengaku ingin menyimpannya sebagai kenang-kenangan.
Sementara itu, dari pengamatan, motif mirip aksara Arab itu terbentuk dari lapisan kulit luar melon yang biasanya keriput berwarna abu-abu. Sementara kulit melon sendiri berwarna kuning kehijau-hijauan. Sedangkan aksara Arab itu terbentuk dari sekumpulan sulur-sulur kulit luar yang berwarna abu-abu.
Ada dugaan tulisan itu sengaja dibentuk. Suprijadi sendiri mengaku tidak tahu bagaimana tulisan itu ada. Dia hanya merasa bahwa itu adalah petunjuk untuk diri dan keluarganya agar lebih khusyuk beribadah. Tapi, dalam beberapa informasi yang berhasil dihimpun, pembentukan buah untuk tampil beda dengan bentuk normal bisa dilakukan secara rekayasa. Seperti di Kebun Raya Mekarsari, ada buah melon berbentuk kotak.
Melon kotak itu dibuat dengan menempatkan melon itu pada cetakan kotak sejak masih kecil. Kemudian alat kotak itu akan membentuk buah melon yang terus mengalami perkembangan. Namun, alat kotak itu bersifat elastis dan transparan, menekan membentuk buah agar kotak, tapi tidak menghambat pertumbuhannya. Sementara, di melon Suprijadi, bisa jadi sulur-sulur itu dibentuk dengan menorehkan aksara Arab itu sejak melon itu masih muda. Lalu aksara itu semakin menebal seiring dengan perkembangan melon. (Sumber: Harian Surya)

Rabu, 22 Desember 2010

Kisah Nyata Tragis, Sang Ibu Tega Menghabisi Bayinya Untuk Selamatkan Banyak Nyawa (Heroik)

Inilah terowongan yang sangat legendaris ketika perang Vietnam dan
 Amerika
Inilah terowongan yang sangat legendaris ketika perang Vietnam dan Amerika
Terowongan bawah tanah di desa Cu Chi kini lebih dikenal sebagai tempat wisata sejarah yang menarik dan menantang. Namun, lorong bawah yang menjadi basis perjuangan milisi Vietcong dalam perang melawan Amerika Serikat (1959-1975) menyimpan sejumlah cerita kelam.  “Banyak turis yang lebih mengagumi kisah heroik para pejuang Vietcong bersama dengan pasukan Vietnam dalam berperang melawan Prancis dan Amerika yang membantu Vietnam Selatan.

Bentuk skema dari terowongan di desa Cu Chi yang lebih populer 
dengan nama Cu-Chi Tunnel
Bentuk skema dari terowongan di desa Cu Chi yang lebih populer dengan nama Cu-Chi Tunnel
Namun, ada sejumlah kenangan pahit dan penderita yang dirasakan sekitar 10 ribu pejuang dan warga yang harus berpuluh tahun tinggal di lorong sempit dan gelap,” kata Nhi Nguyen, seorang pemandu wisata di Kota Ho Chi Minh. Satu kisah yang menyayat adalah pengorbanan seorang ibu bermarga Le yang terpaksa membunuh seorang anaknya yang baru lahir demi menyelamatkan nasib banyak orang di lorong bawah tanah. Nhi tidak tahu persis kapan kisah ini terjadi, tetapi peristiwa itu berlangsung saat Vietnam berperang melawan Amerika.
“Zaman perang, pemerintah meminta perempuan tidak berhubungan intim dengan pasangannya selama tinggal di terowongan. Namun, seorang perempuan simpatisan Vietcong waktu itu ternyata sudah mengandung,” kata Nhi saat mengantar para turis asal Indonesia dari Kota Ho Chi Minh-populer disebut Saigon-menuju terowongan di desa Cu Chi, yang memakan waktu tempuh lebih dari dua jam.
Pintu Masuk Terowongan Cu Chi, yang legendari tersebut, pemandu 
wisata akan menceritakan bagaimana pengorbanan sang ibu untuk 
menyelamatkan bangsanya dengan mengorbankan anak kandungnya sendiri
Pintu Masuk Terowongan Cu Chi, yang legendari tersebut, pemandu wisata akan menceritakan bagaimana pengorbanan sang ibu untuk menyelamatkan bangsanya dengan mengorbankan anak kandungnya sendiri
“Ibu itu terpaksa melahirkan di ruang bawah tanah. Namun, selayaknya bayi yang baru lahir, anak malang itu menangis kencang. Ini sangat berbahaya,” kata Nhi.  “Padahal tangis bayi itu bisa terdengar di atas permukaan tanah. Ini berisiko membuat pasukan Amerika mengetahui dan menyerang terowongan,” lanjut guide yang cukup lancar berbahasa Indonesia itu.
Maka, ibu itu tidak ada cara lain menghentikan tangis anaknya selain membunuhnya. “Hidung bayi itu terus dia bekap sampai putranya tak bergerak lagi,” ujar Nhi.  Bagi para komandan dan pejuang Vietcong, langkah ibu Le merupakan tindakan heroik karena bisa menyelamatkan banyak jiwa dari serangan bom artileri dan pesawat tempur Amerika ke terowongan Chu Ci. Namun, perempuan itu menjadi sangat terpukul dan akibatnya fatal.
“Dia merasa sangat kehilangan atas kepergian putranya yang terpaksa dibunuh. Maka, setelah Vietnam bersatu dan merdeka pada 1975, ibu itu jiwanya terganggu lalu bunuh diri,” kata Nhi yang terbawa oleh kisah itu hingga sempat berurai air mata. Bosnya, Hung Tran, mengungkapkan bahwa kisah itu kini selalu diutarakan para pemandu wisata setiap kali mereka mengantar para turis ke terowongan Cu Chi.
“Masih banyak lagi kisah yang menggambarkan pengorbanan para warga bawah tanah. Banyak di antara mereka yang mati akibat sanitasi buruk dan wabah penyakit. Belum lagi, terkena gigitan binatang dan serangga beracun yang hidup di bawah tanah,” kata Hung.  Selain itu, para warga juga terpaksa menggali terowongan baru yang lebih dalam untuk mencari sumber mata air. “Tindakan itu terpaksa mereka lakukan setelah Amerika merusak sungai Saigon dengan bom Napalm yang mencemari air,” kata Hung.
Dari kacamata nasionalisme sungguh luar biasa pengorbanan sang ibu dan anak nya ini, namun kita tidak bisa membayangkan bila peristiwa itu terjadi pada kita.

[Kisah Sejati] Demi Ketemu Sang Pacar, 2 Pemuda Jalan Darat Beijing-Berlin 16.000 KM

Cinta memang bisa merubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, sesuatu yang terasa berat untuk dilakukan bisa menjadi ringan. ya begitulah adanya cinta, sebagaimana lagu Celine Dion “Power of  Love”. Beginilah yang telah terjadi di kehidupan anak manusia yang sedang kasmaran. Bak pepatah gunungpun kudaki samudra pun di seberangi.
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu 
kekasih, Beijing- Berlin
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu kekasih, Beijing- Berlin Terlihat digambar mereka berdua sedang menantikan tumpangan yang bersedia mengangkut ditepian jalan
Begitulah cinta yang dirasakan oleh Gu Yue yang berada di Beijing pada kekasihnya Ika yang berada di Berlin Jerman, beda negara beda benua. Maka perjalanan bak legenda jalur sutra pun dijalaninya untuk bisa berjumpa pujaan hatinya. Bersama dengan sahabatnya yang setia menemaninya yaitu Liu Chang maka perjalanan sepanjang kurang lebih  16.000 km itu meraka jalani berdua dengan jalan darat.
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu 
kekasih, Beijing- Berlin
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu kekasih, Beijing- Berlin Sang pejuang cinta sedang menumpang sepeda motor barang roda 3 yang biasa di Indonesia dipakai untuk mengankut Air Mineral dan Gas elpiji
Coba saja kita bayangkan jarak dari Surabaya menuju Jakarta yang berjarak kurang lebih 700km bila kita tempuh dengan bus butuh waktu berjam jam, berangkat sore keesokan pagi sampai.  Kalau 16.000 km maka perjalanan mereka setara dengan hampir 11 kali perjalanan Jakarta-Surabaya Pulang pergi dan ini bukan ditempuh dengan bus atau kereta cepat namun jalan kaki diselingi dengan numpang angkutan darat lainnya baik becak, traktor dan dokar atau kereta kuda juga beberapa jenis mobil lain seperti truk barang.
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu 
kekasih, Beijing- Berlin
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu kekasih, Beijing- Berlin selama 15 minggu (3 bulan setengah) mereka mengarungi benua Asia hingga Eropah lewat darat
Al hasil waktu tempuh mereka menghabiskan kurang lebih sekitar 3 setengan bulan atau sekitar 15 minggu. Wow sungguh luar biasa lama untuk sebuah perjalanan darat. Namun inilah pengorbanan untuk cinta. Cinta membuat semuanya tidak rasional dan menjadi sesuatu yang susah bisa mudah. Bayangkan sejauh 16 ribu km itu mereka mencatat mendapatkan tumpangan 88 kendaraan darat yang berkenan ditumpangi mereka berdua. Sedangkan yang menolak menolong ditumpangi lebih dari 1000 kendaraan darat.
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu 
kekasih, Beijing- Berlin
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu kekasih, Beijing- Berlin. Foto kenangan dengan seorang pengemudi mobil cantik yang bersedia memberikan tumpangan kepada mereka berdua
Mungkin semua yang telah dibuatnya untuk cinta tidak akan terlupakan disepanjang hayatnya. Harga yang sungguh mahal untuk sebuah pengorbanan. Mengutip berita yang diambil ruanghati.com dari kantor berita Xinhua menyebutkan pria kelahiran tahn 70-an ini hanya berbekan ransel yang didalammnya ada beberapa peralatan standar perjalanan serta komunikasi dan laptop ditambah kartu krdit yang mereka miliki.
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu 
kekasih, Beijing- Berlin
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu kekasih, Beijing- Berlin Truk Coca Cola pun mereka tumpangi
Perjalanan panjang untuk sebuah cinta ini ditempuh dengan melewati 12 negara dengan kata lain mereka harus ribet sebelumnya mengurus VISA dan persyaratan kunjungan warga asing standar. Gu Yue sendiri pemegang passport Amerika sedangkan rekannya Chang pemegang Passport Cina.  Gu sebelumnya adalah karyawan di perusahaan Amerika GE (General Electric)  yang akhirnya ditinggalkan alias mengundurkan diri hanya untuk menjalani perjalanan cintanya ini. Sedangkan Chang merupakan penulis serta sutradara film dokumenter profesional yang berafiliasi dengan Discovery Channer Asia.
Selama perjalanan yang panjang ini banyak kisah dan pengalaman yang sangat menarik yang dialami keduanya seperti numpang truk barang, traktor hingga mendapat tumpangan modil yang dikemudikan gadis cantik. Pengalaman paling berkesan dan melelahkan yang mereka alami adalam menunggu kendaraan tumpangan yang bersedia mengangkut mereka hingga 2 hari dipinggir jalan, bayangkan.
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu 
kekasih, Beijing- Berlin
Kisah sejati, perjalanan cinta sepanjang 16 ribu km untuk bertemu kekasih, Beijing- Berlin. Akhirnya Gu Yue berhasil menjumpai sang pacar Ika di Berlin
Beberapa negara yang mereka lewati antara lain Uzbekistan, Kirghizstan hingga Irak dan Turki sampai Eropa Timur. Sampai akhirnya pertemuan dengan kekasih tercinta pun terjadi di berlin, Anda bayangkan kira kira seperti apa haru dan bahagianya pertemuan tersebut. Sungguh romantis tentunya.
Sebesar apakah pengorbanan yang pernah Anda lakukan untuk orang yang Anda kasihi?
Tak kalah salut yang luar biasan kepada seorang sahabat yang mau menemani suka maupun duka dalam perjalanan yang begitu melelahkan demi melihat sang sahabat menjumpai kekasih hatinya seperti nilai persahabatan Liu Chang pada Gu Yue dan kekasihnya Ika
Seberapa sungguh Anda menilai sebuah persahabatan? Sebatas kepentingankah atau tulus dan ikhlas?
Perjalanan mereka yang sangat jauh ditempuh lewat darat sungguh 
melelahkan, namun untuk sebuah cinta tidak ada kata lelahPerjalanan mereka yang sangat jauh ditempuh lewat darat sungguh melelahkan, namun untuk sebuah cinta tidak ada kata